Kota Romantis Bruges

Kota Romantis Bruges

Kota Romantis Bruges – Brugge (atau Bruges) adalah salah satu kota utama di Belgia, selain Brussels, Antwerp, Ghent dan Charleroi. Mengunjungi kota ini seperti menikmati gado-gado kota suasana abad pertengahan, kota kanal, kota dengan bangunan arsitektur Gothic yang khas dan kota dengan penduduknya yang selalu ramah dan hangat menyambut pendatang.

Selain itu, seperti halnya dengan kota-kota lain di Eropa, kota Brugge juga kaya raya dengan warna sejarah, sejak berdirinya kota ini di tahun 1128.

Brugge adalah ibukota Flanders Barat yang terletak di sebelah utara barat Belgia, sekitar 97km dari Brussels, 250km dari Amsterdam, Belanda atau 300km dari Paris, Perancis.

Jaraknya yang dekat dengan kota-kota utama di Eropa membuat Brugge selalu ramai dikunjungi turis mancanegara. Jangan heran kalau anda bertemu dengan orang-orang dengan bahasa yang berbeda-beda kalau sedang berkunjung ke Brugge.

Seperti disebut diatas, Brugge ada dibagian Flanders, di bagian utara Belgia, dengan pengaruh Belanda yang kuat. Daerah lain di sebelah selatan disebut daerah Wallonia dengan pengaruh Perancis.

Di Flanders, bahasa yang dipakai adalah bahasa Belanda dan di Wallonia bahasa yang dipakai adalah bahasa Perancis. Jangan kaget kalau beda 1 jam perjalanan naik mobil, anda sudah berhadapan dengan 2 bahasa berbeda.

Bahasa Belanda di Belgia sering disebut juga Belanda Flemish, walaupun sama dengan bahasa Belanda, tapi banyak yang bilang bahasa ini lebih halus, lebih mudah dimengerti dan dipelajari daripada bahasa asli Belanda.

Asal tahu saja, dengan pengaruh budaya yang berbeda, banyak juga pertentangan antara utara dan selatan Belgia.

Malah Belgia pernah tanpa pemerintahan pusat selama 589 hari, dari pertengahan 2010 sampai akhir 2011, gara-gara negosiasi antara partai politik Flanders dan Wallonia untuk membentuk kabinet pasca pemilu 2010. Hebatnya, tanpa pemerintahan pusat, Belgia tetap saja berjalan seperti biasa.